Handbook Human Resource

Bab 3

Human Resource Planning

Learning Objectives

  • Memahami konsep Human Resource Planning (HR Planning).
  • Menjelaskan pentingnya workforce planning bagi organisasi.
  • Memahami proses job analysis dalam perusahaan.
  • Membedakan antara job description dan job specification.
  • Menyusun dasar perencanaan kebutuhan tenaga kerja secara sistematis.

3.1 Human Resource Planning

Human Resource Planning (HR Planning) adalah proses merencanakan kebutuhan sumber daya manusia agar perusahaan memiliki jumlah karyawan yang tepat, dengan kompetensi yang sesuai, pada waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan bisnis. HR Planning sering disebut sebagai titik awal dari seluruh rangkaian employee lifecycle yang telah dibahas pada Bab 1.

Tanpa perencanaan yang baik, perusahaan dapat mengalami berbagai permasalahan, seperti kekurangan tenaga kerja yang menghambat operasional, kelebihan jumlah karyawan yang membebani biaya operasional, atau ketidaksesuaian kompetensi karyawan dengan kebutuhan pekerjaan.

Tujuan Human Resource Planning

Study Case

Sebuah perusahaan e-commerce berencana membuka lima gudang baru dalam enam bulan ke depan. Sebelum operasional dimulai, tim HR perlu menghitung jumlah karyawan yang dibutuhkan di setiap gudang, menentukan posisi yang harus direkrut, menyusun jadwal rekrutmen yang selaras dengan jadwal pembukaan tiap gudang, serta menyiapkan program onboarding.

3.2 Workforce Planning

Workforce Planning adalah proses menganalisis kondisi tenaga kerja saat ini dan memprediksi kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Melalui workforce planning, perusahaan dapat mengetahui apakah jumlah dan kompetensi karyawan yang dimiliki saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan bisnis atau masih terdapat kesenjangan (workforce gap).

Tahapan Penjelasan
Analisis Kondisi Saat Ini Mengidentifikasi jumlah karyawan, kompetensi, produktivitas, struktur organisasi.
Identifikasi Kebutuhan Masa Depan Memprediksi kebutuhan berdasarkan rencana bisnis dan perubahan teknologi.
Gap Analysis Membandingkan kondisi saat ini dengan kebutuhan masa depan.
Perencanaan Solusi Menentukan strategi rekrutmen, pelatihan, promosi, rotasi, atau outsourcing.
Monitoring & Evaluasi Memantau efektivitas perencanaan dan menyesuaikan jika perlu.

3.3 Job Analysis

Job Analysis adalah proses mengumpulkan, menganalisis, dan mendokumentasikan informasi mengenai suatu pekerjaan, sebelum posisi tersebut direkrut atau dievaluasi. Hasil dari job analysis menjadi dasar dalam berbagai proses HR, seperti rekrutmen, pelatihan, penilaian kinerja, hingga penyusunan struktur gaji.

Metode Penjelasan
Observasi Mengamati langsung bagaimana pekerjaan dilakukan.
Wawancara Diskusi dengan pemegang jabatan maupun atasan.
Kuesioner Formulir untuk memperoleh informasi secara sistematis.
Dokumentasi Menganalisis SOP, laporan pekerjaan, atau dokumen terkait.

3.4 Job Description

Job Description adalah dokumen yang menjelaskan tanggung jawab, tugas, serta ruang lingkup suatu posisi dalam perusahaan, disusun berdasarkan hasil job analysis.

Contoh Sederhana Job Description

Posisi: HR Recruitment Staff

Tujuan Jabatan: Melaksanakan proses rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja perusahaan secara tepat waktu dan sesuai kualifikasi.

Job Description sebaiknya ditinjau secara berkala, minimal setahun sekali atau setiap kali terjadi perubahan signifikan pada struktur organisasi.

3.5 Job Specification

Job Specification adalah dokumen yang menjelaskan kualifikasi minimum yang harus dimiliki seseorang untuk dapat mengisi suatu posisi. Jika Job Description menjelaskan apa yang dikerjakan, maka Job Specification menjelaskan siapa yang cocok mengerjakan pekerjaan tersebut.

Job description
  • Apa yang dikerjakan
  • Tugas dan tanggung jawab
  • Indikator kinerja
  • Untuk orientasi dan evaluasi
Job specification
  • Siapa yang cocok
  • Pendidikan dan pengalaman
  • Hard dan soft skills
  • Untuk rekrutmen dan seleksi

Ringkasan

Human Resource Planning merupakan proses strategis untuk memastikan perusahaan memiliki jumlah dan kompetensi tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, mencakup workforce planning, job analysis, job description, dan job specification.

HR Insight

Rekrutmen yang efektif tidak dimulai saat perusahaan membuka lowongan pekerjaan, tetapi jauh sebelumnya, yaitu ketika HR menyusun perencanaan tenaga kerja yang matang.